site hit counter

AC Milan Hubungi Andriy Shevchenko

Sbobet Unggulan

Situs judi online ini yang akan selalu membahas segala hal judi yang dapat kita mainkan dan judi online ini juga tidak sulit di bandingkan judi yang kita main kan di rumah jika kita main judi online ini kita juga sudah merasakan bermain dengan orang lain tapi bedanya kita hanya memainkan lewat situs dan jika kita pernah memainkan ini,ini pasti sangat menarik bagi pemain yang sudah mengerti tentang judi online ini disitus judi online ini kita juga akan di beritahu seputar judi online yang akan sangat membantu kita dalam permainan dan itu sangat mudah dan jika kita mengikuti saran yang terdapat di situs ini kita tak akan kesulitan lagi dalam menggunakan situs online ini karena dari para pemain sudah sangat setuju dengan situs ini karena di situs ini sudah benar benar mempermudah kita

Terpuruknya AC Milan di ajang Serie A awal musim ini membuat manajemen langsung bergerak cepat. Kabarnya, mereka sudah melakukan pendekatan dengan salah satu legendanya, Andriy Shevchenko.

Pria berumur 42 tahun tersebut memulai karir kepelatihannya pada tahun 2016 lalu. Awalnya ia diproyeksikan sebagai asisten Mykhaylo Fomenko. Namun begitu Fomenko dipecat, Shevchenko langsung dipromosikan sebagai pelatih utama.

Di tangannya, Ukraina berhasil meraih serangkaian hasil apik di ajang kualifikasi Piala Eropa 2020. Saat ini mereka sedang duduk di puncak klasemen grup B dengan koleksi 13 poin dan belum meraih kekalahan sama sekali.

Namun torehan apik tersebut mungkin saja akan berakhir dalam waktu dekat. Pasalnya, Milan yang sedang mengalami keterpurukan dikabarkan sedang mencari peluang untuk membawa Shevchenko kembali ke San Siro.

Shevchenko memiliki kenangan yang cukup panjang bersama Milan semasa karirnya sebagai pemain dulu. Ia bergabung dengan mereka di tahun 1999 dan hengkang ke Chelsea tujuh musim berikutnya.

Di Milan, Shevchenko dikenal sebagai striker buas di balik wajahnya yang rupawan. Ia berhasil membukukan 127 gol dari 208 penampilan di ajang Serie A.

Kehadirannya di lini depan membuat Rossoneri berhasil meraih sejumlah prestasi apik dari berbagai ajang. Total ia menyumbang lima gelar untuk Rossobneri, termasuk Liga Champions yang diraih pada tahun 2003 silam.

Kepindahannya ke Chelsea merupakan langkah terburuk yang pernah diambil oleh Shevchenko. Ketajamannya menumpul, dengan catatan sembilan gol dari 48 penampilannya. Sejak saat itu, performanya tak pernah lagi sama.

kami berharap dengan semua hal yang akan kami berikan ini sudah sangat akurat dan sudah sangat membantu sekali bagi para pemain untuk meraih keuntungan yang besar

Berita Bola, Jadwal dan Prediksi Bola Terbaru © 2017 Agen Sbobet Resmi